Penulis : Rico Febriansyah
Calon Penulis, Abdi Negara, dan Penghuni Surga
Negara Kesatuan Republik Indonesia dianugerahi wilayah yang luas dan kekayaan alam yang beraneka ragam untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk, di Indonesia terdapat banyak etnis, suku, agama, dan budaya. Keadaan geografis Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan menyebabkan penduduk yang menempati satu pulau atau sebagian dari satu pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa dengan pada tahun 2010 tercatat ada 2500 bahasa daerah dan terdiri dari 1340 suku bangsa. Selain itu di negara Indonesia terdapat 6 agama dan terdapat beragam adat istiadat dan budaya hal inilah yang menjadikan negeri ini menjadi negeri dengan kekayaan dan keberagaman bangsanya.
Calon Penulis, Abdi Negara, dan Penghuni Surga
Negara Kesatuan Republik Indonesia dianugerahi wilayah yang luas dan kekayaan alam yang beraneka ragam untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk, di Indonesia terdapat banyak etnis, suku, agama, dan budaya. Keadaan geografis Indonesia yang merupakan wilayah kepulauan menyebabkan penduduk yang menempati satu pulau atau sebagian dari satu pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2015 mencapai 255 juta jiwa dengan pada tahun 2010 tercatat ada 2500 bahasa daerah dan terdiri dari 1340 suku bangsa. Selain itu di negara Indonesia terdapat 6 agama dan terdapat beragam adat istiadat dan budaya hal inilah yang menjadikan negeri ini menjadi negeri dengan kekayaan dan keberagaman bangsanya.
Bhineka Tunggal Ika yang merupakan semboyan negeri
ini yang mengandung pengertian yaitu “berbeda-beda tetapi satu jua” yang
menjadikan Bhineka Tunggal Ika oleh pendiri bangsa diberikan penafsiran baru
karena dinilai relevan dengan keperluan strategis bangsa Indonesia, yang
memiliki makna, walaupun di Indonesia terdapat banyak suku, agama, ras, budaya,
adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan sebangsa dan
setanah air. Selain itu lahirnya sumpah pemuda tidak terlepas juga dari
semboyan negara ini yaitu Bhineka Tunggal Ika, oleh karena itu pemuda yang
merupakan generasi penerus bangsa ini harus dapat mengawal Bhineka Tunggal Ika
agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat tercapai dengan
meneruskan perjuangan para pahlawan negeri ini.
Mahasiswa yang merupakan para pemuda dan pemudi
yang mempunyai prinsip sebagai Agent Of Change, Social Control, dan Iron
Stock harus dapat menjadikan Bhineka Tunggal Ika sebagai dasar pegangan
hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar terciptanya kedamaian dan
ketentraman di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Hal ini tidak mudah
dilakukan oleh mahasiswa jika belum ada sikap kecintaan kepada Negara Kesatuan
Republik Indonesia, oleh sebab itu sikap nasionalisme dalam diri mahasiswa
harus dibentuk karena dengan sikap nasionalisme mahasiswa dapat menjalankan
serta ikut serta dalam mengawal semboyan negeri ini yaitu Bhineka Tunggal ika.
Dalam membentuk sikap nasionalisme generasi penerus bangsa ini seluruh lapisan
masyarakat harus saling bahu membahu memperkenalkan berbagai kekayaan dan
keberagaman bangsa dengan memperkenalkan berbagai keragaman budaya bangsa serta
kekayaan sumber daya alam bangsa membuat para generasi muda akan merasa
beruntung telah dilahirkan di Indonesia sehingga muncul jiwa nasionalisme untuk menjaga keutuhan dan
persatuan tanah air indonesia dan akan menjadikan mahasiswa sebagai generasi
penerus bangsa lebih mudah untuk menerapkan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara agar tercipatnya persatuan indonesia dengan kedamaian
dan kesejahteraan dalam kehidupan di masyarakat Indonesia.

Salam super @Rico Febriansyah...
BalasHapus